Penjelasan Lengkap: Pengertian Filsafat , Ciri, Fungsi dan Contohnya

Filsafat masih dianggap sebagai sesuatu yang asing bagi banyak orang, namun cukup sering di dengar oleh mereka yang masuk dalam lingkup perguruan tinggi.

Karena itu, bagi sebagian orang banyak yang menganggap filsafat sebagai hal yang rumit serta tidak mungkin akan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Padahal sebenarnya makna dan pengertian filsafatlekat dengan hidup dan aktifitas manusia.

Seorang filsuf, mereka yang menjadikan filsafat sebagai jalan hidup, dianggap terlalu sibuk memikirkan persoalan yang tidak lazim, aneh, dan mengawang-awang. Jika sebelumnya kita pernah memikirkan alasan dibalik suatu perbuatan, secara tidak langsung sebenarnya kita sudah melakukan filsafat.

Walaupun kamu tidak mencoba untuk berdialog filosofis, belajar soal filsafat, atau menggunakan satu ideologi tertentu sebagai sudut pandang filosofis, kamu sudah terlibat dalam seluk beluk sederhana filsafat.

Perbedaan pemikiran mengenai filsafat antara orang awam dengan filsuf adalah pengetahuan yang dimiliki. Inilah yang kemudian membuat sistem pemikirannya bisa lebih sistematis dan terarah.

Pengertian Filsafat

Jika ditarik dengan pengertian bahasa, kata filsafat sendiri memiliki akar kata dari bahasa Yunani, yaitu philophos atau philoshopia.

Kalimat tersebut memiliki dua makna yang disambungkan, philo yang berarti cinta, dan Sophia yang memiliki makna pengetahuan, kebijaksanaan, atau juga bisa disebut dengan hikmah.

Pengertian filsafat secara istilah bisa di definisikan sebagai suatu gagasan yang penuh dengan ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan juga hikmah.

Apabila ditarik dalam kajian keilmuan, filsafat merupakan ilmu yang membahasa mengenai berbagai fenomena dalam kehidupan maupun pemikiran manusia, baik yang dianggap kritis maupun skeptis.

Di dalam filsafat, tidak ada percobaan maupun eksperimen mengenai materi atau babnya, melainkan dengan mengungkapkan masalah yang sedang terjadi, memberikan argument yang solutif, dan mencari pemecahan yang dianggap sesuai dengan permasalahan tersebut.

Banyak pendapat lain yang mencoba untuk menjelaskan pengertian serta makna filsafat. Sebuah buku mengenai filsafat yang saya baca, menerangkan filsafat sebagai suatu pemikiran kritis serta mengkaji tentang kepercayaan serta sikap yang dilakukan oleh manusia.

Ia menjunjung tinggi kebenaran serta mencari konsep dasar mengenai suatu bidang pemikiran dengan cara yang terstruktur dan analitik.

Seorang ahli filsafat, Karl Propper, bahkan menjelaskan filsafat bukan sebagai kata kerja, melainkan sebagai suatu objek. Ia menjelaskan filsafat sebagai tugas pokok untuk menyelidiki pemikiran yang dilakukan secara kritis.

Propper mengungkapkan bahwa setiap orang sebenarnya memiliki filosofi yang masih menjadi misteri dan perlu digali.

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli
img: cdni.rt.com

Setelah mengetahui pengertian filsafat secara umum tersebut, maka terdapat pengertian khususnya yang diungkapkan oleh para ahli, sarjana, dan ilmuwan yang tersebar di seluruh dunia.

Dengan mengetahui makna dan pengerian dari filsafat tersebut, Kamu bisa lebih memahami apa makna yang ada di dalamnya dari berbagai sudut pandang.

Filsafat sendiri memiliki umur yang panjang sebagai suatu ilmu pengetahuan, membuatnya telah dikaji oleh banyak orang dan menghasilkan persepsi yang berbeda antar orang dan tiap masa, namun memiliki makna yang hampir serupa antara satu dengan yang lain.

Beberapa pengertian dan makna filsafat antara lain:

Aristoteles

Telah mengembangkan pemikiran filsafat sekal tahun 384 SM, Aristoteles menerangkan filsafat sebagai suatu ilmu pengetahuan yang berisi tentang kebenaran, serta terkait dengan logika, pengetahuan praktis manusia, metafisika, serta fisika.

Plato

Menjadi seorang filsuf dan mengembangkan ilmunya pada 427 SM, Plato memberikan keterangan yang berbeda mengenai pengertian dan makna filsafat. Menurutnya filsafat merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakekat.

Betrand Russel

Pada tahun 1967, Russel mengembangkan pengertian filsafat miliknya sendiri, dengan pengertian bahwa filsafat merupakan usaha untuk menjawab pertanyaan mengenai hal yang baru, dalam, tidak dogmatis atau berpusat pada religiusitas dalam kehidupan manusia.

Namun usahatersebut harus dilakukan dengan cara yang kritis, sehingga memberikan solusi atas permasalahan atau pertanyaan tersebut. Pemikir juga diharuskan untuk sadar dan mampu mengatasi kekaburan di dalam masalah tersebut.

John Dewey

Menurut Dewey, filsafat memiliki arti sebagai pengungkapan akan suatu usaha serta perjuangan yang dilakukan oleh manusia secara berkelanjutan. Usaha tersebut dianggap sebagai suatu penyesuaian manusia terhadap berbagai tradisi yang dialami oleh manusia.

Dengan melakukan filsafat, maka manusia akan memiliki budaya, budi pekerti, serta cita-cita terkait politik yang baru, dan memperbarui serta tidak sejalan dengan wewenang dan aturan yang telah ada sebelumnya.

Imanuel Kant

Kant merupakan seorang filsuf yang terkenal di dunia dan memberikan arti mengenai filsafat sebagai suatu ilmu pengetahuan. Menurutnya filsafat merupakan ilmu yang menjadi akar banyak pengetahuan, serta membaginya menjadi empat golongan yang berbeda, yakni antropologi, etika, agama, serta metafisika.

Ciri-Ciri Mengenai Filsafat

Ciri-Ciri Mengenai Filsafat
img: blog.cenreofexcellence.com

Setelah mengetahui pengertian filsafatdari berbagai ahli, kamu akan mempelajari mengenai ciri yang terdapat dalam sebuah filsafat. Nur A. Fadhil Lubis, membagi filsafat menjadi tiga ciri utama, dengan penjelasan sebagai berikut:

  1. Universal, memiliki makna bahwa filsafat memiliki pemikiran yang luas, menyeluruh, dan tidak terbatas hanya dengan satu aspek saja.
  2. Radikal, pemikiran yang digunakan dalam suatu pemikiran filsafat haruslah sampai mendasar, serta sampai kepada hal yang esensial serta fundamental.
  3. Sistematis, yakni pemikiran mengenai filsafat harus mengikuti pola pikir yang logis, berurutan, serta spekulatif.

Ciri tersebut berbeda dengan pengertian dan makna dari para ahli lainnya. Secara umum, terdapat beberapa ciri tambahan yang bisa digunakan untuk mendeskripsikan filsafat, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kritis, filsafat harus mempertanyakan segala hal, termasuk hasil yang bukan mengenai filsafat, serta tidak menerima begitu sajaapa-apa yang didapatkan dan terlihat secara sepintas. Khususnya apa yang dikatakan oleh masyarakat maupun apa yang mereka lakukan.
  1. Analisis, berdasarkan pengertian filsafatyang mengharuskan pemikiran filsafat dilakukan analisis, ciri filsafat juga demikian. Filsafat harus mengulas dan mengkaji secara rinci, menyeluruh, dan  mendalam mengenai konsep dasar tentang kehidupan manusia dan semua aktifitasnya.
  1. Spekulatif, filsafat merupakan suatu akal budi yang dimiliki oleh manusia, memiliki sifat rekaan, pengandaian, serta penjelajahan mengenai sesuatu. Ini membuat filsafat tidak hanya sebatas pada pengamatan yang dilakukan secara lahiriah.
  1. Evaluatif, sering disebut sebagai normatif, yakni sebuah upaya untuk menilai dan menyikapi segala persoalan yang dialami oleh manusia. Rentang penilaian bisa memiliki sifat yang layak, benar, dan dekat dengan kebaikan.
  1. Deskriptif, bahwa filsafat diharuskan memiliki rincian dan penjelasan secara terperinci mengenai sesuatu, sehingga mampu menjelaskan bagaimana sesuatu bisa dilakukan dengan hal dan aspek yang berbeda.

Contoh Pertanyaan Seputar Filsafat

Contoh Pertanyaan Seputar Filsafat
img: irishtimes.com

Memahami suatu penjelasan hanya dengan pengertian filsafatsaja tidak akan cukup, diperlukan contoh sebagai tambahan penunjang agar penjelasan menjadi lebih mudah di pahami.

Begitu pula dengan filsafat, agar lebih memudahkanmu dalam memahami makna dan pengertiannya, kamu bisa merenungkan beberapa contoh pertanyaan terkait filsafat ini, diantaranya adalah:

  1. Apakah seni yang dibuat oleh manusia harus dianggap sesuatu yang selalu indah? Bolehkah jika sesuatu yang jelek dianggap sebagai sebuah seni?
  2. Apakah kebudayaan yang dibuat oleh manusia selalu memberikan dampak yang  positif bagi peradaban manusia?
  3. Tanggung jawab moral yang dianggap sebagai sesuatu yang penting dalam kehidupan manusia, akankah harus dipegang oleh semua ilmuwan yang sedang melakukan penelitian? Tidak bolehkah penelitian yang di dasarkan rasa ingin tahu semata?
  4. Benarkah wanita yang cantik harus memiliki kulit yang putih, tinggi, dan kurus?
  5. Untuk apa manusia hidup di dunia? Jika memang diharuskan untuk membangun peradaban, apakah mereka yang memberikan pengaruh kebudayaan yang buruk tidak boleh disebut sebagai manusia?

Masih banyak contoh lain mengenai pertanyaan terkait filsafat yang akan ditemui oleh manusia dalam kehidupan sehari-harinya.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kamu harus memahami secara benar apa pengertian filsafatdan metode yang digunakan untuk memberikan jawaban yang sistematis, tepat, dan sesuai dengan permasalahan yang dikaji.

Fungsi Filsafat

funsgi filsafat
img: thoughtco.com

Sebagaimana sebagai ilmu pengetahuan, filsafat memiliki fungsi yang penting dalam kehidupan manusia. Ia menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan manusia guna mencari jawaban yang benar atas berbagai fenomena yang terjadi. Dengan menggunakan filsafat, kita bisa menjawab pertanyaan mendasar yang tidak bisa dikaitkan dengan ilmu lain.

Terdapat beberapa fungsi mempelajari filsafat sebagai suatu ilmu pengetahuan dan bidang kajian, diantaranya adalah:

  1. Membentuk Pola Berpikir yang Kritis

Seperti yang telah ditekankan sebelumnya, filsafat akan membuat pemikiran manusia menjadi lebih kritis dan tidak mudah dalam menerima berbagai jawaban. Ini tentunya akan bermanfaat untuk kita untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.

Ketika kita mempelajari filsafat, maka setiap kita mengemukakan solusi atas suatu permasalahan, ia tidak bias dan condong pada fanatisme. Membuat proses berpikir menjadi lebih sehat dan diterima oleh akal.

  1. Pemecah Masalah

Seperti yang telah diketahui dari pengertian filsafatsebelumnya, filsafat sendiri ada sebagai bentuk dari cara untuk menjawab berbagai problematika manusia. Filsafat sebagai ilmu mengajak manusia untuk mengidentifikasi masalah yang ada, kemudian memecahkannya untuk mendapatkan sebuah jawaban.

Dengan begitu, filsafat sendiri  dapat dikatakan mampu memecahkan masalah yang dialami oleh manusia, tanpa perlu menimbulkan masalah lanjutan.

  1. Menambah Pengalaman

Filsafat memiliki ide baru serta dasar untuk hidup yang baik dan benar, sehingga ia memberikan pengalaman baru yang kreatif dan menarik untuk kehidupan manusia. Semakin banyak rasa ingin tahun yang bisa di puaskan dari manusia, maka ia akan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak dibandingkan dengan individu lain.

  1.  Kemampuan Analisis

Mereka yang bergelut dalam bidang pengetahuan, memerlukan filsafat sebagai kemampuan untuk menganalisa dan melakukan sesuatu. Sehingga mereka mampu berpikir secara kritis atas permasalahan dan riset yang sedang dilakukan.

Pada tahap ini filsafat dianggap sebagai konteks pengetahuan yang menomor satukan kontrol, seperti pengertian filsafat yang telah dijelaskan sebelumnya. Karena itu filsafat dipelajari karena terdapat nilai yang ada di dalamnya.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian filsafatbeserta ciri, fungsi, serta contoh yang ada di dalamnya. Semoga informasi tersebut bisa membantu Kamu untuk memahami dengan lebih lengkap mengenai filsafat secara menyeluruh, dan memberikan manfaat serta tambahan pengetahuan untuk kamu.

Leave a Comment