Zaman Neozoikum, Awal Perkembangan Manusia, Karakteristik dan Pembagiannya

Sebelum adanya manusia jaman modern, perkembangan kehidupan berjalan dari satu jaman ke jaman lainnya. Zaman Neozoikum atau yang juga dikenal dengan zaman Kenozoikum atau Senozoikum.

Istilah Neozoikum diambil dari Bahasa Yunani Kuno yang berarti baru dan zoic yang berarti kehidupan. Dinamakan zaman kehidupan baru karena setelah kepunahan kehidupan di zaman sebelumnya, pada zaman ini muncul kehidupan-kehidupan baru, terutama mamalia yang berkembang sangat pesat.

Hal tersebut terjadi karena reptil karnivora yang hidup di jaman sebelumnya sudah punah.

Ciri-Ciri atau Karakteristik Zaman Neozoikum

Zaman Kenozoikum atau Neozoikum ini adalah zaman dimana kondisi bumi sudah cukup stabil.

Kepunahan dinosaurus dan reptil berukuran besar membuat perkembangan mamalia pada zaman ini juga semakin besar. Pada zaman ini bahkan sudah mulai berkembang manusia pertama yang bernama Homo Sapiens.

Berkembang pada kurang lebih 60 juta tahun yang lalu, zaman Neozoikum ini memiliki ciri-ciri secara umum yang membedakannya dengan zaman sebelumnya.

  1. Dimulai Sejak 60 Juta Tahun yang Lalu

Zaman Kenozoikum ini dimulai ketika zaman Mesozoikum berakhir. Secara geologi, bisa dikatakan zaman ini mulai sejak 60 juta tahun yang lalu. Zaman ini adalah periode terakhir pembentukan bumi. Karena zaman ini masih dibagi menjadi beberapa periode lagi, maka ciri setiap periodenya pun berbeda.

  • Reptil Besar Sudah Punah

Seperti yang sudah sedikit Saya singgung sebelumnya, pada zaman Neozoikum ini, reptil dan karnivora besar sudah punah. Kondisi alam di zaman Mesozoikum membuat reptil dan hewan karnivora besar yang sebelumnya mendominasi bumi perlahan punah dengan sendirinya. Kecuali beberapa spesies yang masih bertahan.

  • Puncak Kehidupan Mamalia di Bumi

Berdasarkan berbagai sumber yang sudah saya baca, kepunahan reptil besar dari zaman Mesozoikum ternyata membawa dampak pada kehidupan lainnya. Salah satunya adalah perkembangan kehidupan mamalia yang semakin pesat.

Predator yang sudah punah ditambah kondisi iklim yang mulai stabil membuat mamalia berkembang dengan baik, bahkan mendominasi kehidupan di zaman ini.

  • Kehidupan Manusia Dimulai

Dan seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya dan berdasarkan pada sumber-sumber yang saya baca, perkembangan mamalia tidak hanya berhenti pada spesies hewan saja. Pada zaman ini, manusia sudah mulai muncul dan menghuni berbagai belahan bumi.

  • Terbagi Menjadi Beberapa Zaman Lagi

Ciri terakhir yang perlu Kamu perhatikan adalah bahwa pada zaman ini masih terbagi menjadi beberapa periode zaman, yaitu zaman Paleogen, Neogen dan Kuarter. Masing-masing zaman ini juga masih dibagi menjadi beberapa kala dengan setiap kala memiliki ciri atau karakteristik berbeda pula. Kamu akan lebih memahami dalam penjelasan berikutnya.

Pembagian Zaman Kenozoikum / Zaman Neozoikum

Berdasarkan sumber yang Saya baca, zaman Neozoikumini masih dibagi menjadi 3 periode. Yaitu Pelogen, Neogen dan Kuarter. Periode Kuarter secara resmi diakui secara internasional guna memudahkan para paleontolog dalam membagi dan mengelompokkan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi..

1. Periode Paleogen

Periode pertama dari pembagian zaman Neozoikum adalah Paleogen. Periode ini berlangsung sekitar 60 juta hingga 23, 03 juta tahun lalu. Periode ini pun dibagi lagi menjadi beberapa kala dengan peristiwa-peristiwa penting dan karakteristik yang berbeda.

  • Paleosen

Kala Paleosen berlangsung pada 66 juta hingga 23 juta tahun lalu. Kala Paleosen ini terjadi saat peralihan dari zaman dimana reptil besar dan dinosaurus mengalami kepunahan. Awal mula kala ini terjadi saat bumi mulai pilih pasca peristiwa kemusnahan reptil besar sebelumnya.

Saat kala ini berlangsung, suhu di bumi sudah mulai hangat. Di bagian laut, setelah reptil laut punah, kehidupan laut didominasi oleh ikan hiu. Sedangkan di daratan, daratan juga sudah mulai terbentuk seperti bentuk peta yang Kamu lihat saat ini.

  • Eosen

Kala Eosen adalah kala kedua pada periode Paleogen. Eosen berasal dari bahasa Yunani eos yang artinya fajar dan kainos yang artinya baru. Kala ini merujuk pada munculnya mamalia modern. Masa eosen ini berakhir saat terjadi tabrakan meteor besar yang menyebabkan kepunahan besar-besaran (Grande Coupure). Kala ini berlangsung sekitar 56-33,9 juta tahun yang lalu.

  • Oligosen

Kala terakhir dari periode Paleogen pada zaman Neozoikum adalah Olisogen. Kata oligosen yang berasal dari Bahasa Yunani memiliki arti yang merujuk pada kemunculan mamalia modern yang jumlahnya sedikit setelah terjadinya peledakan evolusi pada Eosen. Kala ini kemudian diikuti dengan kala Miosen yang merupakan kala terakhir.

Pada kala Oligosen ini, terjadi perluasan rumput sehingga perkembangan dan evolusi spesies baru pun dapat berlangsung. Contohnya adalah mammoth (gajah pertama) dan beberapa spesies yang mungkin lazim seperti saat ini. Pada kala ini pula spesies tanaman mulai berevolusi.

2. Periode Neogen

Periode kedua dari zaman Neozoikum berdasarkan penelusuran sumber yang saya dapatkan adalah Periode Neogen. Periode ini berlangsung pada sekitar 23,03 – 2,58 juta tahun lalu. Periode ini juga dibagi lagi menjadi 2 kala, yaitu:

https://www.thearmchairexplorer.com/
  • Miosen

Kala ini berlangsung pada 23,03-5,3 juta tahun lalu. Karakteristik kala ini adalah penyebaran rumput yang mulai mendominasi sebagian besar daratan. Peristiwa penting lain yang terjadi pada kala ini adalah mulai berveolusinya hutan kelp.

Hal tersebut kemudian juga menyebabkan terjadinya evolusi pada berang-berang laut. Selain itu, hewan-hewan berkuku ganjil pun berevolusi menjadi beberapa spesies, diikuti kemudian evolusi spesies kera menjadi 30 spesies.

Peristiwa penting lain yang terjadi adalah terpecahnya laut Tethys yang kemudian menciptakan Semenanjung Arab.

Kamu mungkin mengenal pecahan laut Tethys ini dengan Laut Merah, Laut Hitam, Laut Kaspia dan Laut Mediterania. Pada kala ini keadaan bumi juga mulai gersang. Disisi lain, justru 95% tanaman berbiji mulai melakukan evolusi.

  • Pliosen

Kala terakhir dari Periode Neogen di Zaman Neozoikum adalah Pliosen. Berlangsung sekitar 5,3 – 2,58 juta tahun yang lalu, kala ini merupakan kelanjutan dari kala sebelumnya.

Pada zaman ini fauna laut seperti molusca mulai hidup. Selain itu, akibat perubahan iklim yang menjadi kering mengakibatkan Laut Mediterania ikut mengering hingga beberapa juta tahun. Inilah yang kemudian menyebabkan sabana di bumi semakin meluas.

3. Periode Kuarter

Pembagian periode terakhir dari Zaman Neozoikum adalah periode kuarter yang dimulai sekitar 2,58 juta tahun lalu hingga sekarang. Periode ini ditandai dengan adanya perubahan iklim yang drastis. Selain itu, pada periode ini juga mulai muncul hewan modern. Periode Kuarter ini masih dibagi menjadi 2 kala, yaitu:

Mauricio Antón / Wikimedia Commons / CC BY 2.5 via https://www.thoughtco.com/
  • Pleistosen

Pleistosen terjadi sekitar 2,58 juta – 11.700 tahun lalu. Kala ini ditandai dengan peristiwa pendinginan di muka bumi, sehingga disebut juga sebagai zaman es. Kala pleistosen ini terbagi menjadi 3 tahap, yaitu pleistosen awal, tengah dan akhir.

Kala Pleistosen ini juga ditandai dengan munculnya beberapa spesies hewan seperti mammoth (gajah besar), badak berbulu wol, rusa besar, serigala dan kucing bertaring panjang. Pada Pleistosen ini pulalah spesies manusia purba bernama homo sapiens mulai muncul.

Pleistosen berakhir ditandai dengan spesies hewan-hewan besar yang punah. Selain itu, Pleistosen berakhir saat spesies homo neanderthal atau homo hominid juga punah akibat erupsi gunung berapi yang terjadi besar-besaran di bumi.

  • Holosen

Kala terakhir dari periode Kuater adalah Kala Holosen. Kala ini berlangsung pada 9560-9300SM. Kala ini disebut juga dengan kala Alluvium. Kala ini menjadi puncak dari peradaban manusia purba bernama homo sapiens. Bisa dibilang kehidupan manusia pada kala holosen ini sudah mirip dengan kehidupan manusia di jaman sekarang.

Semua sejarah dunia dan peradaban manusia dimulai sejak kala holosen ini, bahkan masih berlangsung hingga saat ini.

Di era modern ini, juga pernah terjadi peristiwa penting yang dikenal sebagai pemusnahan keenam. Peristiwa ini terjadi saat musnahnya 322 spesies manusia sejak revolusi industri akibat aktivitas manusia. Meskipun begitu, di kala holosen ini juga masih ada spesies fauna prasejarah yang masih hidup, salah satunya adalah komodo.

Nah, itu tadi adalah hasil penelusuran saya dari berbagai sumber tentang sejarah Zaman Neozoikum.

Selain menambah pengetahuan, Kamu juga harus mempelajari sejarah perkembangan bumi ini sebagai salah satu upaya menjaga kelestariannya.

Dengan mengetahui sejarah perkembangan bumi, Kamu jadi tahu bahwa bumi sudah pernah punah, dan bukan tidak mungkin akan punah lagi, jika kita sebagai makhluk yang hidup di atas bumi ini tidak bisa menjaganya.

Leave a Comment